KETAQWA'AN


Ketaqwaan


Menjalankan segala perintah ALLAH swt,    serta menjauhi segala larangan ALLAH swt,   ketaqwaan belum sempurna sebelum seseorang meninggalkan segala perbuatan yang rendah ( hina / buruk ) selain itu hanya seorang yang berusaha keras untuk mengerjakan segala bentuk kebaikan yang akan mendapatkan nila ketaqwaan,    yang sempurna sekecil apapun nilai kebaikan tersebut.    

karana di mata ALLAH swt, tidak akan ada sebutir pasirpun dari amal kebaikan yang tidak di balas,    " dan barang siapa  berbuat kebaikan sebiji dzirroh saja maka dia akan mendapatinya ( pahala ) "

( QS. Al-zalzalah ayat.7 )

Semua tertulis dalam catatan amal kebaikan masing-masing.    Dengan jalan amal sholeh seseorang dikatakan sedang menempuh perjalanan mendekati ALLAH swt.    dan siapa berperang dalam jalan kebenaran dia akan selamat dunia akhirat.    Di antara sebab untuk memperoleh nilai ketaqwaan yang tinggi di mata ALLAH swt.

Manusia hendaknya sadar bahwa sesungguhnya dirinya adalah mahkluk yang rendah,     dan tidak boleh merendahkan orang yang lain,    sebagai muslim yang baik sepatutnya kita menyadari bahwa setiap awal pasti ada akhir,     setiap hidup pasti ada mati,    bagaimana kita mempertanggung jawabkan seluruh amal perbuatan kita di hadapan ALLAH swt,    yang di saksikan seluruh mahkluk,    tentunya kita akan merasa sangat malu jika keburukan kita di ketahui oleh mahkluk lainya.

Ketaqwaan menjalankan segala perintah ALLAH swt :

semisal melaksanakan rukun islam menjalankan kewajiban sebagai muslim melaksanakan salat lima waktu tepat pada waktunya,    melaksanakan puasa wajib pada bulan ramadhan,    menunaikan zakat,    dan melaksanakan haji bagi yang telah mampu dalam ke ekonomianya.

Bertaqwa dengan menjauhi segala larangan ALLAH swt :   

seperti halnya tidak melakukan ataupun memakan yang haram bagi umat muslim, berjudi, zina, mabuk,  dzolim, ingkar, munafik, mepersekutukan ALLAH swt,   memakan daging babi, daging anjing,atau daging hewan yang di sembelih tanpa menyebutnya doa kepada ALLAH swt.

Menghambakan diri kepada ALLAH swt dengan baik, dengan ketulusan, dengan keihklasan, menyadari bahwa diri manusia sangatlah lemah dan tidak berkemampuan apapun,    rendahkan dirimu di hadapan ALLAH swt, laksanakan kewajiban sebagai muslim semaksimal mungkin untuk medapati nilai ketaqwaan, menjadilah hamba yang lebih taat kepada ALLAH swt, taqwa dapat pula di lakukan dengan cara menggali dan memahami hikmah setiap ibadah yang di lakukan.

upaya membersihkan diri dari dosa yang sebelumnya yang pernah di lakukan,    menjaga diri dari berbagai maksiat,     terdapat tiga makna dalam tafsiran Al Quran :

            Khasyyah ( takut berbalut cinta ) dan haibah ( takut berbalut pangagungan )

            Taat dan beribadah

            Membersihkan hati dari berbagai dosa

 ( QS. Al Maidah ayat 35 )


  يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَٱبْتَغُوٓا۟ إِلَيْهِ ٱلْوَسِيلَةَ وَجَٰهِدُوا۟ فِى سَبِيلِهِۦ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ 

Artinya : " Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-nya, supaya kamu mendapatkan keberuntungan."

Ciri mendapati seseorang bertaqwa,     dua di antaranya :

Orang yang beriman dan mejalankan perintah-Nya.


 ذَٰلِكَ ٱلْكِتَٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ 

 ٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِٱلْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ يُنفِقُونَ 

وَٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ وَبِٱلْءَاخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ

 أُو۟لَٰٓئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ ۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُون

Artinya : " kitab ( Al Quran ) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa, yang mendirikan salat, dan menafkahkan sebagaian rezeki yang kami anugerahkan kepada mereka. dan mereka yang beriman kepada kita (Al Quran )  yang telah di turunkan kepada mu dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu,  serta mereka yakin akan adanya ( kehidupan ) akhirat.  mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung.

Orang yang menafkahkan hartanya, menahan amarah, adan memaafkan kesalahan orang lain.

banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencapai ketaqwaan, orang yang dalam ibadahnya terbiasa taat ( sesuai perintah allah ) berarti ibadahnya sampai pada nilai ketaqwaan.

Post a Comment

Post a Comment (0)

Previous Post Next Post